Tanaman kelor (Moringa oleifera Lam) yang telah lama dikenal di Indonesia ini merupakan plasma-nutfah yang dianggap relatif tidak memiliki nilai ekonomis, selain hanya berguna untuk dimanfaatkan sebagai tanaman pagar (batas) pekarangan atau kebun, dan juga hanya sebagai pohon meneduh pekarangan. Selain itu daun kelor juga hanya banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak (utamanya kambing) dan juga dimanfaatkan untuk sayuran (jika bahan sayuran lain tidak tersedia) dan bahan obat-obatan tradisonal.

Kini, setelah banyak penelitian menunjukkan bahwa tanaman kelor sangat banyak kegunaan, sehingga kemudian banyak julukan diberikan kepada tanaman kelor ini. Ada yang menjuluki tanaman kelor ini sebagai Miracle Tree, Mother Plant,danĀ  The Multipurpose Tree.

Daun kelor memiliki kasiat obat untuk penyembuhan berbagai jenis penyakit. Manfaat untuk kesehatan tubuh, karena daun kelor kaya kandungan nutrisi dan senyawa yang dibutuhkan tubuh. Daun kelor memiliki kandungan 46 macam antioksidan kuat, yaitu senyawa yang melindungi tubuh terhadap efek kerusakan dari radikal bebas dengan menetralkannya sebelum dapat menyebabkan kerusakan sel dan penyakit. Selain itu di dalam daun kelor terkandung vitamin C (7 kali lebih banyak dibandingkan dengan jeruk, vitamin A (4 kali lebih banyak dibandingkan dengan wortel, kalsium (4 kali lebih banyak dibandingkan dengan susu), kalium (3 kali lebih banyak dibandingkan dengan pisang, protein (2 kali lebih banyak dibandingkan dengan yoghurt, dan zat besi (25 kali lebih banyak dibandingkan dengan bayam. Terdapat juga kalsium, kromium, tembaga, besi, magnesium, mangan, molybdenum, selenium, dan zinc, serta 36 senyawa anti-inflamasi alami dan 8 asam amino. Bahkan hasil penelitian terkini menunjukkan bahwa minyak yang terkandung di dalam bini kelor dapat sebagai sumber alternative bahan bakar minyak yang ramah lingkungan dan tentu berkelanjutan.

Sekarang ini, sejumlah Negara telah membudidayakan tanaman kelor dengan cukup intensif untuk tujuan industry. Industri tersebut herbal dan kecantikan. Khususnya di Indonesia, peluang usaha agro-industri tanaman kelor ini belum bertumbuh kembang secara nyata. Padahal, tanaman kelor dengan segala kegunaannya jelas akan dapat menumbuhkan banyak usaha agro-industri.

Daun kelor yang dahulunya ralatif tidak memiliki nilai ekonomis, dan kini menjadi sumber perekonomian masyarakat maupun daerah dan negara. Kini manfaatmu tidaklah sekedar selebar daun mu… kelor….

Share This